Text
SKRIPSI - EFEKTIFITAS METODE DIRECT LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BACA TULIS AL-QUR'AN PADA SISWA KELAS II MERAHMATUL UMAT OF WALANGSANGA MOGA PEMALANG TAHUN PELAJARAN 2011/2012
ABSTRAK
Judul Efektifitas Metode Direct Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Baca Tulis Al-Qur'an Pada Siswa Kelas II MI Rahmatul Umat 01 Walangsanga Moga Pemalang
Penulis Atirotul Miskiah Nim 3100106
Skripsi membahas tentang kegiatan pembelajaran dengan ini menggunakan metode direct learning untuk meningkatkan keterampilan Baca Tulis Al-Qur'an pada siswa kelas II MI Rahmatul Umat 01 Walangsanga Moga Pemalang Kajian di latar belakangi oleh lemahnya siswa dalam mata pelajaran BTQ Studi ni dimaksudkan untuk menjawab permasalahan Apakah melalui metode pembelajaran direct learning dapat meningkatkan keterampilan BTQ pada siswa kelas II MI Rahmatul Umat 01 Walangsanga Moga Pemalang?
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas ( classroom action research) pada siswa kelas II MI Rahmatul Umat 01 Walangsanga Moga: Pemalang Dari observasi awal pada tahap pra siklus dapat diketahui bahwa metode pembelajaran yang digunakan oleh guru pengampu di kelas masih belum mencerminkan pembelajaran aktif, akibatnya siswa mengalami kejenuhan, mereka cenderung malas dan tidak melanjutkan kembali tugas-tugasnya. Hal ini dibuktikan dengan masih rendahnya keterampilan BTQ siswa
Setelah dilaksanakan tindakan melalui metode pembelajaran direct learning, maka suasana kelas menjadi lebih ceria. Siswa menjadi lebih bersemangat dalam mengikuti pelajaran BTQ dan keterampilan BTQ siswa meningkat dengan hasil yang memuaskan Penelitian ini dilaksanakan dalam empat tahap yaitu pra siklus, siklus I, siklus II dan siklus III Pada tahap pra siklus, terdapat 41,38% atau 12 dari 29 siswa dinyatakan belum tuntas belajar atau bermasalah Setelah dilaksanakan tindakan awal pada siklus I, maka siswa yang bermasalah atau belum tuntas dalam belajar berkurang menjadi 5 siswa atau 41,67% dengan catatan masih ada 7 siswa yang dinyatakan belum tuntas belajar. Setelah tindakan pada siklus II hasil tes siswa mengalami peningkatan yang ditunjukkan dengan berkurangnya siswa yang bermasalah (belum tuntas) belajar menjadi 2 siswa, sedangkan 5 dari 7 siswa yang bermasalah tadi sudah teratasi Setelah diadakan evaluasi pada siklus III, ke 2 siswa yang masih tertinggal sudah bisa mulai beradaptasi dengan teman yang lainnya dalam mengikuti pelajaran BTQ dan dari hasil tes nya sudah mampu mencapai ketuntasan minimal (KKM) Dari keempat tahap tersebut jelas terjadi peningkatan sebelum dan sesudah diterapkannya metode direct learning dalam upaya peningkatan keterampilan BTQ pada siswa kelas II MI Rahmatul Umat 01 Walangsanga Moga Pemalang
| PS1164REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain