Text
SKRIPSI - PENGGUNAAN MODEL PERMAINAN EDUKATIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN IBADAH SHOLAT BAGI SISWA KELAS II SD NEGERI 02 SIRANGKANG KECAMATAN PETARUKAN PEMALANG TAHUN PELAJARAN 2011/2012
ABSTRAK
M. Khoiri, (NIM: 3100306). Penggunaan Model Permainan Edukatif Untuk Meningkatkan Pemahaman Ibadah Sholat Bagi Siswa Kelas II SD Negeri 02 Sirangkang Kecamatan Petarukan Pemalang Tahun Pelajaran 2011/2012.
Penelitian ini bertujuan: 1). Mengetahui pelaksanaan model permainan edukatif pada pembelajaran tentang sholat pada mata pelajaran PAI di kelas II SD Negeri 02 Sirangkang Kecamatan Petarukan, 2) Untuk mengetahui pemahaman siswa kelas 11 SD Negeri 02 Sirangkang Kecamatan Petarukan tenta ng ibadah sholat, 3) Untuk mengetahui peningkatan pemahaman siwa kelas II SD Negeri 02 Sirangkang Kecamatan Petarukan setelah menerapkan model permainan edukatif didalam pembelajaran tentang sholat.
Penelitian ini menggunakan studi tindakan (action research) pada siswa kelas II SD Negeri 02 Sirangkang Petarukan. Dari hasil observasi secara langsung di kelas, Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model permainan edukatif terbukti sangat efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pacla materi tentang ibadah sholat. Hal tersebut dapat kita lihat dari data-data sebagai berikut: Pertama, pada tahap pra siklus pembelajaran tentang sholat disampaikan dengan menggunakan metode konvensional, hasilnya adalah kesiapan dan motivasi belajar siswa hanya mencapai 57,14% dan hasil belajar siswa panda akhir pembelajaran rata-ratanya adalah 67,75, sedangkan siswa yang tur atas baru mencapai 33%. Kedua, pada siklus I pembelajaran tentang sholat dila ksanakan dengan menerapkan model permainan edukatif, hasilnya motivasi dan kesiapan belajar siswa meningkat menjadi 70% demikian juga hasil belajar siswa rata ratanya meningkat mencapai 74,75 sedangkan siswa yang tuntas mencapai 55%. Ketiga, pada siklus II pembelajaran tentang sholat dilaksanakan dengan menerapkan model permainan edukatif hasilnya motivasi dan kesiapan belajar siswa meningkat menjadi 88,57% sedangkan hasil belajar siswa pada akhir pembelajaran mencapai rata-rata 81,70 dan tingkat ketuntasan siswa mencapai 78%.
Kesimpulan akhir dari hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan kearah yang jauh lebih baik dalam pembelajaran tentang sholar dengan menerapkan model permainan edukatif. Hal ini terbukti dengan jumlah siswa yang tuntas mencapai 78% sedangkan rata-rata hasil belajar siswa mencapai 811,70.
Kata Kunci: Model Permainan Edukatif dan Pemahaman ibadah Sholat.
| PS0917REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain