Text
THESIS - PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK PADA SISWA KELAS XI MA DARUL ULUM NGALIAN SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2010/2011
ABSTRAK
Pendidikan Nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlaq mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokrasi serta tanggung jawab. Oleh karena itu perlu adanya peningkatan kualitas pendidikan demi tercapainya tujuan Pendidikan Nasional, pembelajaran yang menyenangkan memang menjadi langkah awal untuk mencapai hasil belajar yang berkualitas. Tujuan pembelajaran yang telah ditentukan tidak akan dapat terwujud kecuali melalui proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran berbasis active learning yang dapat merangsang siswa untuk melakukan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Salah satu dari sekian banyak model pembelajaran tersebut adalah Model
Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM). Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah persiapan, pelaksanaan dan evaluasi Model PBM dalam pembelajaran Akidah Akhlak pada siswa kelas XI MA Darul Ulum Ngalian Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) pada mata pelajaran Akidah Akhlak (baik itu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran) di MA Darul Ulum Ngalian Semarang pada siswa kelas XI. Bersifat kualitatif. Pendekatan yang digunakan deskriptif kualitatif dan pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif analitis dan interpretatif, yaitu melalui proses reduksi, display dan verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi model pembelajaran PBM dalam pembelajaran mata pelajaran Akidah Akhlak pada MA Darul Ulum berjalan dengan cukup baik, hal ini terlihat dari perencanaan pembelajaran yang di buat dan direncanakan secara lengkap, pelaksaan PBM meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, kegiatan penutup. Dalam kegiatan inti sudah menerapkan langkah-langkah PBM, namun masih perlu ditingkatkan lagi terutama dalam menerapkan langkah-langkah PBM seacara sistematis. Evaluasi penilaian hasil belajar yang menggunakan bentuk praktek atau tes perbuatan dengan cara melakukan presentasi di depan kelas, penilaian hasil secara individual. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa metode pembelajaran PBM dapat meningkatkan keaktifan siswa dan daya kritis siswa. Disarankan bagi guru MAPEL lain untuk menerapkan metode pembelajaran Berbasis Masalah ini, jika hendak membentuk kompetensi lulusan yang kritis, cakap berbicara dimuka umum, berani dan percaya diri, sehingga dapat mewujudkan kompetensi siswa sesuai yang diharapkan. Bagi sekolah diharapkan meningkatkan sarana dan prasarana belajar untuk menunjang proses pembelajaran yang lebih efektif dan efisien.
Kata Kunci: Penerapan, Model Pembelajaran Berbasis Masalah, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi
| PS0656REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (REFERENSI) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain