Text
SKRIPSI - UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PAI MATERI IBADAH PUASA SUNNAH DAN WAJIB MELALUI METODE PROBLEM SOLVING PADA SISWA KELAS V SDN KEBANGGAN KEC MOGA KAB. PEMALANG TAHUN PELAJARAN 2011/2012
ABSTRAK
Khamidah, Nim 3100146, Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran PAI materi Ibadah Puasa Sunnah dan Wajib Melalui Metode Problem Solving pada siswa kelas V SDN Kebanggan Kec. Moga Kab Pemalang Tahun Pelajaran 2011/2012 Skripsi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang
Melalui pengamatan selama pembelajaran diketahui faktor yang menyebabkan hasil belajar siswa yaitu kurang tepatnya metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru karena pada pembelajaran sebelumnya siswa bersikap pasif dan menunjukkan ketidaktertarikannya. Salah satu alternatif metode pembelajaran yang dapat dikembangkan adalah pembelajaran PAI dengan menggunakan pendekatan pemecahan masalah (Problem Solving).
Rumusan masalah dalam penelitian ini 1). Bagaimana Hasil Belajar PAI materi Ibadah Puasa Sunnah dan Wajib sebelum diterapkan Metode Problem Solving pada siswa kelas V SDN Kebanggan Kec. Moga Kab Pemalang Tahun Pelajaran 2011/2012? 2). Bagaimana Penerapan Metode Problem Solving dalam pembelajaran PAI materi Ibadah Puasa Sunnah dan Wajib pada siswa kelas V SDN Kebanggan Kec Moga Kab Pemalang Tahun Pelajaran 2011/2012? 3) Adakah Peningkatan Hasil Belajar PAI materi Ibadah Puasa Sunnah dan Wajib siswa setelah dilaksanakan pembelajaran menggunakan metode Problem Solving pada pembelajaran pada siswa kelas V SDN Kebanggan Kec Moga Kab Pemalang
Tahun Pelajaran 2011/2012? Metodologi dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (classroom action research), teknik pengumpulan data yang dipergunakan antara lain dokumentasi, observasi, wawancara, dan tes. analisis data yang digunakan adalah dengan metode deskriptif, subyek penelitian peserta didik kelas V SD Negeri Kebanggan Moga Pemalang.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan pertama, sebelum diterapkan metode problem solving diperoleh hasil dari tes pada tahap prasiklus ternyata dari 26 siswa, baru 10 siswa atau 33,3% berhasil tuntas mencapai nilai 70, sedangkan 16 siswa atau 66,67% belum tuntas. Rata-rata nilai tes hanya 65. hanya 58,33 % jumlah siswa yang sudah tuntas dalam pembelajaran, sisanya 41,67 % masih belum tuntas sehingga perlu dilakukan perbaikan pembelajaran. Kedua, Penerapan pembelajaran dengan menggunakan metode problem solving telah dilaksanakan dengan baik oleh guru hal ini terlihat dari hasil observasi aktivitas guru yang mengalami peningkatan pada tiap siklusnya dengan hasil baik. Dengan hasil kenaikan persentase aktifitas guru dari 78,5 % pada siklus I meningkat sampai dengan 96,5 % pada siklus II membuktikan bahwa guru sudah memahami prosedur dalam pembelajaran. Ketiga, Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan metode problem solving dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada pokok bahasan ibadah puasa sunnah dan wajib pada siswa Kelas V SDN Kebanggan Moga Pemalang tahun pelajaran 2011/2012. Hal ini dilihat dari Nilai rata-rata pada tahapan pra siklus adalah 75,45 dengan ketuntasan klasikal sebesar 58,33 %, meningkat pada siklus I menjadi nilai rata-rata 83,94 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 72,22, dan kembali meningkat pada siklus 11 dengan nilai rata-rata sebesar 90 dengan ketuntasan klasikal 97,22 %.
| PS0885REF | Perpustakaan INSIP Pemalang (SKRIPSI) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain